Description:Artikel resensi semestinya tidak dipandang negatif hanya karena sering terselip bocoran alur cerita atau spoiler di dalamnya. Sebab selain resensi yang semacam itu, ada banyak karya ulasan film atau buku yang justru memberikan pemaknaan cerita dan wawasan konteks serta menawarkan sudut pandang yang segar atas suatu karya.Pada artikel seperti itu, pembaca bisa beroleh tiga manfaat sekaligus. Pertama, ia memperoleh panduan menonton atau membaca sebuah karya. Kedua, ia bisa memperkaya sudut pandang, pemaknaan dan wawasan akan karya yang dinikmatinya. Ketiga, jika resensi itu disusun dengan teknik dan langgam penulisan yang asyik, ia akan beroleh kenikmatan saat membacanya.Sepilihan artikel resensi ini--yang pernah menarik 250 ribu pembaca--merupakan sebuah ikhtiar untuk menyuguhkan sebuah model atau contoh produk resensi yang tidak hanya menyampaikan panduan, tetapi juga memberikan informasi baru dan pemaknaan yang segar atas sebuah karya. Dengan begitu, mereka yang hobi menonton film dan membaca buku serta sedang mendalami teknik penulisan resensi bisa memperkaya sudut pandangnya dalam menyusun sebuah artikel.TENTANG PENULISAsep Wijaya adalah jurnalis cum penulis yang lebih dari sepuluh tahun berkecimpung di bidang jurnalistik, media, dan komunikasi. Penerima Beasiswa Stuned Nuffic Neso pada 2015 itu pernah menjadi reporter di Harian Republika dan penulis di Katadata. Pada 2013—2017, dia turut membangun strategi dan model komunikasi publik di Ombudsman Republik Indonesia.Beberapa tulisannya pernah mendapatkan penghargaan. Pada 2014, tiga konten dalam Majalah Suara Ombudsman RI yang diinisiasinya meraih tiga penghargaan sebagai karya terbaik dari USAID-JPIP. Pada 2022, karya fiksinya yang berjudul “Aru-Aru di Kepalaku” beroleh label cerita pendek terbaik dari lembaga penjaga hak pekerja migran Indonesia di Jepang.Saat ini, dia bermukim di Negeri Sakura untuk mempelajari bahasa Jepang dan melanjutkan studi di bidang komunikasi. Selain itu, dia rutin menulis artikel seputar Jepang untuk berbagai media dan mengajar kelas kebahasaan dan pelatihan menulis teks jurnalistik. Dia juga menjadi pengurus di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Sinebibliofilia. To get started finding Sinebibliofilia, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Description: Artikel resensi semestinya tidak dipandang negatif hanya karena sering terselip bocoran alur cerita atau spoiler di dalamnya. Sebab selain resensi yang semacam itu, ada banyak karya ulasan film atau buku yang justru memberikan pemaknaan cerita dan wawasan konteks serta menawarkan sudut pandang yang segar atas suatu karya.Pada artikel seperti itu, pembaca bisa beroleh tiga manfaat sekaligus. Pertama, ia memperoleh panduan menonton atau membaca sebuah karya. Kedua, ia bisa memperkaya sudut pandang, pemaknaan dan wawasan akan karya yang dinikmatinya. Ketiga, jika resensi itu disusun dengan teknik dan langgam penulisan yang asyik, ia akan beroleh kenikmatan saat membacanya.Sepilihan artikel resensi ini--yang pernah menarik 250 ribu pembaca--merupakan sebuah ikhtiar untuk menyuguhkan sebuah model atau contoh produk resensi yang tidak hanya menyampaikan panduan, tetapi juga memberikan informasi baru dan pemaknaan yang segar atas sebuah karya. Dengan begitu, mereka yang hobi menonton film dan membaca buku serta sedang mendalami teknik penulisan resensi bisa memperkaya sudut pandangnya dalam menyusun sebuah artikel.TENTANG PENULISAsep Wijaya adalah jurnalis cum penulis yang lebih dari sepuluh tahun berkecimpung di bidang jurnalistik, media, dan komunikasi. Penerima Beasiswa Stuned Nuffic Neso pada 2015 itu pernah menjadi reporter di Harian Republika dan penulis di Katadata. Pada 2013—2017, dia turut membangun strategi dan model komunikasi publik di Ombudsman Republik Indonesia.Beberapa tulisannya pernah mendapatkan penghargaan. Pada 2014, tiga konten dalam Majalah Suara Ombudsman RI yang diinisiasinya meraih tiga penghargaan sebagai karya terbaik dari USAID-JPIP. Pada 2022, karya fiksinya yang berjudul “Aru-Aru di Kepalaku” beroleh label cerita pendek terbaik dari lembaga penjaga hak pekerja migran Indonesia di Jepang.Saat ini, dia bermukim di Negeri Sakura untuk mempelajari bahasa Jepang dan melanjutkan studi di bidang komunikasi. Selain itu, dia rutin menulis artikel seputar Jepang untuk berbagai media dan mengajar kelas kebahasaan dan pelatihan menulis teks jurnalistik. Dia juga menjadi pengurus di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Sinebibliofilia. To get started finding Sinebibliofilia, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.